-

Salam wbt,

25Jan...genap setahun da thaurah kt Egypt.

#
Nothing personal just wanna share this impressive du'a.

Ya Allah jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu, agar bertambah kekuatanku untuk menyintaiMu..

Ya Muhaimin jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut padaMu agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta nafsu…

Ya Rabbana jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling daripada hatiMu..

Ya Rabbul Izzati jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalanMu…

Ya Allah jika aku menikmati cinta kekasihMu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirMu..

Ya Allah jika aku jatuh hati pada kekasihMu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dlm perjalanan panjang menyeru manusia kpdmu…

Ya Allah jika Kau halalkan aku merindui kekasihMu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepadaMu

Amin….


http://youtu.be/WPZ6OJcFgsc




Kejahatan dibalas kebaikan Ketika seseorang melukai dan menyakti hati kita, tentunya saat itu timbul rasa marah dalam diri kita. Justru mungkin sempat terpikir untuk membalas perlakuannya. " Astaghfitullah...." Dimana ketika timbul amarah dalam diri kita,setan sedang menggoda kita agar kita meluapkan kemarahan kita dengan membalas perlakuanya. Dan tentu inilah yang menjadi ujian dapatkah kita melewatinya?.... menepis semua godaan setan?.... atau justru mengikuti godaannya dengan membalas dengan keburukan juga?Nah, disinilah keimanan kita diuji. Bagaimana kita akan menghadapinya. 

Firman Allah s.w.t di dalam Al-Quranul Karim Yang bermaksud : " Wahai orang-orang yang beriman minta tolonglah kamu dengan sabar dan sembahyang, sesungguhnya Allah bersama-sama dengan orang yang sabar " (153). 

 Mengenai hal ini Rasulullah SAW pernah bersabda, “Menakjubkan perihal orang yang beriman. Sesungguhnya setiap perkara dalam urusannya (orang mukmin) semuanya adalah baik baginya dan tidak berlaku hal yang demikian melainkan ke atas mereka yang beriman. Jika dia ditimpa kesusahan dia bersabar maka yang demikian adalah baik baginya dan jika dia didatangkan kemudahan dia bersyukur maka yang demikian adalah baik baginya.” Hadis diriwayatkan oleh Imam Muslim (7425). 

 Bukankah Rasulullah pun telah mengajarkan kepada kita untuk membalas kejahatan dengan kebaikan seperti yang yang di ceritakan dalam sebuah kisah berikut ini : Disatu sudut pasar Madinah Al- Munawarah ada seorang pengemis Yahudi buta. Hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya dia selalu berkata, "Wahai saudaraku janganlah kami dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya." Namun tanpa disedari pengemis Yahudi buta, setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan. Tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Begitulah yang dilakukan oleh baginda pada setiap hari sehinggalah ke saat kewafatannya. Setelah Rasulullah SAW wafat, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari Abu Bakar Radhiallahu Anhu (RA) berkunjung ke rumah anaknya Aisyah. Beliau bertanya kepada anaknya, "Anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan?..." Aisyah menjawab pertayaan ayahnya, "Wahai ayahanda, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayahanda lakukan kecuali satu sunnah saja." "Apakah itu?", tanya Abu Bakar RA. "Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke hujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana," kata Aisyah. Keesokan harinya Abu Bakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk di berikannya kepada pengemis itu. Beliau mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abu Bakar RA mulai menyuapkan nasi, si pengemis itu marah sambil berteriak, "Siapakah kamu?" Abu Bakar RA menjawab, "Aku orang yang biasa." "Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku," jawab si pengemis buta itu. "Apabila dia datang kepadaku, tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapkan aku tetapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut," pengemis itu melanjutkan perkataannya. Abu Bakar RA tidak dapat menahan air matanya. Beliau menangis sambil berkata kepada pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu, aku adalah salah seorang dari pada sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada lagi. Beliau adalah Muhammad Rasulullah SAW." Setelah pengemis itu mendengar cerita Abu Bakar RA, dia pun menangis dan kemudian berkata, "Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya dan memfitnahnya. Dia tidak pernah memarahiku walau sedikit pun, malah dia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi. Dia begitu mulia.." Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadah dihadapan Abu Bakar RA. Subhanallah,,bukankah kisah ini telah mengajarkan kita agar kita tetap dapat berbuat kebaikan meskipun kepada seseorang yang telah berbuat jahat kepada kita " Tetaplah rendah hati." Dalam menghadapi kejahatan yang dilakukan seseorang kepada kita Alquran memberikan petunjuk Tolaklah kejahatan itu dengan kebaikan maksudnya adalah jika ada orang yg berbuat jahat kepada kita balaslah kejahatannya itu dgn kebaikan. Jika ada orang yg jahat kepadamu dgn perbuatannya dgn perkataannya atau dgn sesuatu yg lain maka balaslah hal itu dgn kebaikan. Jika ia memutus hubungan denganmu cobalah jalin hubungan baik dengannya. Jika ia menzalimi maafkanlah ia. Jika berbicara tentang kamu janganlah engkau hiraukan. Tetapi maafkanlah ia dan sambutlah ia dengan perkataan yang baik. Apabila ia menjauhimu dan tidak menghiraukanmu tetaplah berkata yg lembut dan mengucapkan salam kepadanya. Jika engkau mampu membalas kejahatan dgn kebaikan niscaya engkau akan mendapatkan faedah yg sangat besah. InsyaAllah dengan kesabaran, kita dengan perlakuan kita yang mebalas kejahatan dengan kebaikan , maka kebaikan itu akan membuat dya menjadi lebih baik kepada kita, bahkan sangat mungkin untuk berubah menjadi lembut kepada kita... Memang sulit untuk melakukan ini semua, suatu hal yang bertentangan dengan watak dasar kita sebagai manusia, tetapi barang siapa yang mampu mengamalkannya akan mendapat ke beruntungan yang besar dan itu hanya diberikan oleh Allah kepada hambaNya yang sabar.

 Ya Allah, karuniakanlah kepada kami kesabaran dan lindungilah kami dari orang – orang yang zalim, Amin.... Yuk, saat ini kita sama-sam belajar untuk membalas kejahatan dengan kebaikan.....!!!


Assalamualaikum wbt,

First of all i would to wish/pray to all my readers out there for your health, for you Iman and Islam. May Allah protect all of it.

Urm, i dont write to much in my blog nowadays because i got nothing important or beneficial to be shared plus your life would be special when you keep it in the right way,secure it and not exposed everything to everyone.

Today not so much i want to write it here. ( of course i like to use broken english, it makes me feel heightened..hehe ) ...Sometimes you got a lot of ideas that you want to do something, want to change something. Trust me, change and improve nonliving thing is simple and easy than change living breathing thing... you imagine a lot, you try to think in positive way but at the end not 100% your dreams come true. Of COurse!....but it is bad when it is not even 50% close to your dream. Hurm, of course u will feel down when you are pursuing the quantity and real-time result....( if you are pursuing quality, insyaAllah you will not feel down ).......what do we call "pahala is eternity" =p

Enaf for babbling time..got to go...salam wbt. Peace!.

p.s: 3rd class facilities, 3rd class minded, 3rd class attitude with 1-2nd class imagination... = )



Assalamualaikum wbt,

Bicara pasal hidup ni agak komplikated. esp. when you r getting older n older..makin bertambah umo makin byk cabaran dan dugaan.

Life is full of surprise, full of unexpected event..sometimes u feel anger,sad,depress,anxiety,hate,love,like,regret....

But,whateva it is, we r only as HIS servant, we don't have power..we are so weak.

Well, don't waste your life with hatred or enemies since your life is getting shorter and shorter...make ur life full with happiness, and fulfill your duty as HIS servant as much as you can not as much as u want.

بسم الله الرحمن الرحيم

When the Occurrence occurs, (1) There is, at its occurrence, no denial. (2) It will bring down [some] and raise up [others]. (3) When the earth is shaken with convulsion (4) And the mountains are broken down, crumbling (5) And become dust dispersing.

[ 56:1-6 ]

Hadis Anas bin Malik r.a katanya:
Rasulullah s.a.w telah bersabda: Jarak masa aku diutuskan dengan berlakunya Hari Kiamat adalah seperti dua jari ini (iaitu jari telunjuk dan jari tengah). ( Sahih Muslim )

Assalamualaikum wbt,
Video dibawah ni hanyalah sekadar hiasan dan imaginasi manusia.Hari pengakhiran hanya Allah sahaja yang tau bagaimana keadaan sebenarnya.



Segala puji bagi Allah swt yang mentadbir sekalian alam, selawat dan salam ke atas junjungan besar baginda saw.

Apabila kita membicarakan soal mengenai hari kiamat, pasti ramai daripada kalangan kita berasa takut dan tidak sedap hati. Ada juga yang tidak mahu ambil tahu tentangnya, ada juga yang yakin bahawa kiamat itu jauh dan jauh lagi daripadanya, dan banyak lagi persepsi yang ada di dalam benak sanubari kita kalau hendak dihuraikan.
Namun, kita sebagai orang islam yang beriman perlu akur bahawa setiap apa yang dijadikan oleh Allah swt pasti akan hilang dan binasa, iaitu membawa maksud kepada fana' (tidak ada langsung kesan daripada kemusnahannya), mungkin boleh kita andaikan apabila seorang itu mati, jasadnya masih ada, tetapi kalau kita katakan bahawa ianya fana', maka ia akan hilang terus tanpa meninggalkan kesan.

Telah berkata Prof. Hamka dalam tafsirnya bahawa, dalam lipatan sejarah telah membuktikan bahawa bumi ini akan hancur akhirnya. Begitu juga dengan bukti-bukti kajian sains mengenai hakikat kehancurannya. Contohnya jika kita lihat kebanyakan kemusnahan yang berlaku pada hari ini seperti sunami, gempa bumi, gunung berapi, banjir besar, ribut taufan, lapisan ozon yang makin menipis menyebabkan kenaikan suhu yang melampau, kesan rumah hijau, kenaikan paras air laut disebabkan ais di kutub utara mencair, kebakaran hutan, musnahnya habitat kehidupan, banjir, dan bermacam-macam lagi kerosakan yang berlaku di muka bumi, ia adalah bukti tanda-tanda berlakunya kemusnahan alam dan kehidupan seisinya.

Kita juga perlu akui bahawa kita adalah umat akhir zaman yang mana nabi telah menegaskan, waktu antara zaman baginda dan waktu kiamat adalah seperti dua jari (masa itu nabi saw menunjukkan jari telunjuk dan jari hantu), dengan maksud begitu dekat waktunya dan waktu berlakunya hari kiamat. Oleh itu, saya ingin menghuraikan kepada pembaca semua pada kali ini dengan tajuk 'Mengapa kita perlu tahu dan beriman mengenai hari kiamat mengikut Al-quran dan As-sunah'. Sebab-sebabnya adalah seperti berikut:

1. Menguatkan iman dan kepercayaan terhadap perkara ghaib. Kita sudah mengetahui bahawa perkara ghaib adalah salah satu daripada rukun iman yang enam, jika kita tidak percaya dan beriman terhadapnya, maka batal keislaman kita.

Firman Allah swt: Iaitu orang-orang yang beriman kepada perkara-perkara yang ghaib dan mengerjakan sembahyang. Al-baqaroh ayat 3.

Daripada Abu Hurairah r.a. Baginda saw berdabda: Aku disuruh untuk memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan bahawa tiada tuhan selain Allah swt, beriman dengan apa yang telah sampai kepadaku, jika mereka melakukan demikian, maka aku memelihara darah mereka dan harta mereka melainkan dengan haknya (iaitu mengucap dan beriman), dan Allah akan menghitung urusan mereka. (Bukhari dan Muslim)

Beriman dengan perkara ghaib iaitu beriman dengan setiap apa yang dikhabarkan oleh Allah swt dan rasulnya, maka ketahuilah bahawa kita wajib untuk membenarkan kebenarannya walaupun kita tidak melihat perkara ghaib tersebut. Daripada syarat-syarat berlakunya hari kiamat ialah seperti keluarnya Dajjal, turunnya nabi Isa alaihissalam, keluarnya Yakjuj dan Makjuj, keluarnya binatang yang boleh bercakap yang benama (Dabbah), terbitnya matahari daripada sebelah barat dan beberapa lagi perkara yang akan berlaku.

2. Apabila kita mengetahui mengenai tanda-tanda hari kiamat, diri kita akan termotivasi untuk lebih taat kepada Allah swt dan lebih membuat persediaan untuk menghadapinya, seperti menyedarkan orang yang tengah lalai, menggalakkan mereka bertaubat, dan tidak terlalu berharap terhadap dunia yang menipu daya. Hal ini juga telah ditegaskan oleh baginda saw bagi sesiapa yang mempunyai ilmu mengenai hari kiamat, tetapi mereka masih lagi berkelakuan jahat dan leka.

Baginda saw bersabda: celakalah bagi kaum arab (dan bukan arab) yang berkelakuan jahat sedangkan kiamat semakin hampir, pada hari dilepaskan benteng yakjuj dan makjuj. (Bukhari dan Muslim)

3. Menerangkan juga kepada kita mengenai hukum-hukum syariah dan masalah-masalah fekah. Seperti yang kita sedia maklum bahawa apabila dajjal keluar ke bumi, masa sehari akan jadi setahun, kemudian sehari sama seperti sebulan. Maka sahabat bertanya kepada baginda saw, bagaimana kita bersolat pada masa yang panjang itu, di sini kita perlu sedar bahawa mendalamnya cinta sahabat terhadap suruhan agama, bagaimana dengan diri kita pada hari ini? Cukuplah hanya dengan kesejukan yang teramat sangat, kita sudah mula malas untuk bersembahyang, hanya demam sedikit, sudah malas untuk pergi ke majlis ilmu, hanya panas yang sedikit, rasa malas untuk memakai pakaian Muslimah yang lengkap dan bermacam-macam lagi ragam.


Maka nabi saw menjawab pertanyaan sahabat tadi dengan bersabda: bagi setiap waktu solat ada kadarnya. Dengan maksud bahawa, kita akan solat pada waktu itu dengan kadar masa yang sudah sedia ada seperti sekarang, contohnya beza di antara isyak' dan maghrib hanya sejam setengah atau kurang sedikit, maka kita hitung sahaja kadar masa tersebut. Kita akan mendapati bahawa kita solat seperti orang yang bersolat di negara yang siang dan malamnya selama sebulan seperti di belah kutub utara dan kutub selatan.

4. Membenarkan kenabian nabi saw sebagai nabi akhir zaman, pengetahuan nabi mengenai tanda-tanda hari kiamat. Di sini membuktikan bahawa nabi saw didatangkan oleh Allah swt untuk menyampaikan risalahnya kepada seluruh manusia bahawa perkara ghaib seperti hari kiamat pasti akan berlaku.

Firman Allah swt: Tuhanlah sahaja yang mengetahui segala yang ghaib, maka ia tidak memberitahu perkara ghaib yang diketahuinya itu kepada sesiapa pun, melainkan kepada mana-mana rasul yang diredhanya (untuk mengetahui sebahagian dari perkara ghaib yang berkaitan dengan tugasnya. Al-jin ayat 26 dan 27.

5. Selain itu, hikmah mengetahui tentang hari kiamat memberi banyak kelebihan kepada orang yang mempunyai ilmu tentangnya. Contohnya, pada akhir zaman, akan terbitnya beberapa nabi palsu selepas baginda saw dan akhirnya dajjal akan keluar, dalam jangka masa lahirnya seorang demi seorang nabi palsu, cuba kita hitung berapa banyak dari kalangan orang islam yang sudah terpedaya dengan helah mereka, cukuplah saya katakan bahawa ianya sangat-sangat merbahaya. Bagi orang munafiq dan fasiq, kemungkinan besar mereka tidak akan menyedari bahawa yang keluar itu adalah dajjal, disebabkan dajjal itu akan berlakon seperti nabi yang mempunyai beberapa kelebihan. Ramai yang akan terpedaya dengan ajakan dan kebaikannya. Oleh itu, mengetahui ilmu mengenai ciri-ciri dan rupa bentuk dajjal adalah sangat penting bagi kita selaku orang beriman untuk mempelajarinya dengan lebih mendalam serta berwaspada dengan kemunculannya.

6. Persiapan diri untuk lebih bersedia sebarang kemungkinan yang berlaku, kebanyakan daripada kita sering terleka dalam membuat sesuatu persediaan, sungguh perkara yang mudah kita sering terlepas, ini kan pula perkara yang melibatkan keselamatan iman dan islam. Awas! Sekali lagi saya ingin tegaskan bahawa, jika iman kita gugur pada waktu tersebut dan kita tidak sempat untuk bertaubat ketika matahari terbit dari sebelah barat, maka dunia dan segala isinya tidak akan bernilai lagi pada diri kita.

7. Terbukanya pintu harapan, kita sedia maklum bahawa apabila hampir menjelangnya detik kiamat, islam akan menang di setiap sudut muka bumi, agama nasroni dan yahudi akan hilang. Maka dari itu akan terbinanya sistem islam yang syumul di segenap pelusuk dunia.

8. Akhirnya, beriman dengan hari kiamat akan menguatkan momentum iman dan kepercayaan dalam diri kita terhadap agama yang diredhai oleh Allah swt ini.

DipEnyet Kali ke:

Web Counter

Flag Counter

free counters

Followers

Social Stuff

Best view with

logo background

Blog Archive

Search this blog

Loading...

Utusan Online - Muka Hadapan

Malaysiakini

Medscape Medical Students Headlines

Health Tip of The Day

Daily Quote

Your IP

IP

Calendar

tiC toC doC

Labels

Mutiara Kata

GloBe