Assalamualaikum...

Sometimes there are a lot of thing that we just can't say it.......... *cricket sounds*

Salam...

Ramadhan mula berlabuh tirainya, syawal bakal menjelma. ramai yg xnk balik tetibe balik. itulah org kata perancangan manusia tiada suatu pun akan menjadi realiti,melainkan dengan izinNya.



p/s:
aku rs rugi je blk beraya malaysia tahun ni, sbb ni tahun last duk kt egypt.After this insyaAllah balik for good n nk dtg blk bknnye sng..jadi marilah same2 rebut peluang yang ada ni utk memanfaatkan sisa2 ramadhan yg masih ada dengan biah solehah ni dengan baik dan sempurna kerana suasana mcm ni xkn jmpe di malaysia yuk.

Bismillah..
 


¿ op ı pnɥs ʇɐɥʍ

˙ıʇsɐd ʞɐʇ buɐʎ ɥɐnq nbbunuǝɯ


Teringat kat Mekkah  = ) bile dengar bacaaan oleh syeikh Mahir ni..













I don't have to worry anymore, cause you will be by my side when I cry

You always smile at me
I am blessed because you always shine before me
Things that we have missed hastily at time, that's the way it is
Faces that always being looked at
Forever hugging each other
Your smile has helped me endless time, you know
Thank you thank you Best Friend


These plenty happiness that I felt at this moment
All the friends that I have here, you the best present
I am blessed because you always be by our side
Surely things that I have accomplished here, those things too give me strength (change to strength)
Faces that always being looked at
Forever hugging each other
All of your smile has helped me endless time, you know
Thank you thank you Best Friend

Things that we have missed hastily at time, that's the way it is
Faces that always being looked at
Forever hugging each other
Your smile has helped me endless time, you know
Thank you thank you Best Friend

Always always always my Best Friend


Assalamualaikum wbt,

Alhamdulillah...baru selesai satu lagi exam daripada beberapa exam. Sungguhpun exam kali ni lain dari yang lain,tetapi semuanya terletak pada usaha kita dan rezeki yang telah tercatat untuk kita olehNya.

Sungguh,masih teringat-ingat suasana dia Madinah dan Mekkah. Alangkah tenangnya sepanjang keberadaan disana. Disaat mendengar azan Mekah di handset dan azan Madinah ( Masjid Nabawi ), menggamitkan rasa gembira dan tersenyum tatkala mendengar azan tersebut. Harapan untuk kesana lagi terus membara.

Alhamdulillah, tempias ketenangan disana masih lagi dirasai. Cuma, satu perkara yang sampai hari ini masih belum terungkai. Adakah begitu, adakah begini?? Aku sendiri tak tahu yang bagaimana. Oh Allah, KAU tunjukkilah aku jalan yang terbaik buatku...

N/B:
-sometimes we can't just move on N yet we don't know should or shouldn't we still stop there. may ALLAH enlighten and ease our path now and hereafter.




Alhamdulillah....











Semalam, ku telefon Tuhan dalam tahajjudku.
“Tuut, tuut… tuut, tuuut!” Terus diangkat. Dan sebaik sahaja kudengar talian di sebelah sana diangkat, saat itu terus ku luahkan isi hatiku bagai mencurah-curah ke ladang gandum!
“Wahai Yang Maha Agung, aku ini hambaMu. Aku menghubungimu semata-mata ingin mengadu padaMu ya Allah. Wahai Yang Maha Mendengar, aku ingin mengadu kepadaMu bahawa hatiku telah berlubang!”
“Wahai hambaKu. Jika Aku menimpakan suatu musibah ke atas kamu pada badanmu, lalu kamu menerima musibah itu dengan penuh kesabaran, nescaya di hari kiamat Aku malu untuk menegakkan bagimu neraca timbangan atau membuka buku catatan amalmu.” [1]
“Akan tetapi Allah, lubang di hatiku ini sangat menyakitkan. Dan ini juga bukan kemahuanku.”
“Wahai hambaKu, barangkali kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan barangkali kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” [2]
“Yang penting lubang di hati ini sangat dalam. Dan aku mohon pertolonganMu, mengapa tidak Engkau tutupkannya saja.”
“Jika sekiranya Aku mahu, nescaya akan Kuberikan kepadamu wahai kekasihKu. Akan tetapi telah tetaplah kata-kataKu: Wahai dunia! Pahitkanlah kehidupan para kekasihKu, janganlah sekali-sekali engkau memaniskannya, kelak engkau akan memfitnahinya.” [3]
“Oh begitu rupanya… Sungguh Maha Penyayang Engkau wahai Tuhanku, melindungi aku daripada fitnah dunia. Maka, sekarang aku memohon agar Engkau memberikan aku kekuatan ya Allah.”
“Sesungguhnya Aku sekali-kali tidak membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” [4]
“Terima kasih Tuhan, bolehkah Engkau selalu mengingatkan aku di saat aku lupa wahai Tuhanku…?”
“Tentu. Sesungguhnya Akulah yang menciptakanmu dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatimu, dan Aku lebih dekat kepadamu daripada urat lehermu sendiri.” [5]
“Tuhanku, aku sangat-sangat berharap Engkau sentiasa ada bersama denganku.”
“Wahai hambaKu, ketahuilah bahawa Aku sentiasa berada dalam sangkaanmu, dan Aku ada bersamamu ketika kamu menyebutKu. Bila kamu menyebut-Ku dalam dirimu, Aku menyebutmu dalam Diri-Ku. Bila kamu menyebut-Ku dalam khalayak ramai, Aku menyebutmu dalam khalayak yang lebih baik daripada itu. Bila kamu mendekat kepada-Ku satu jengkal, Aku mendekat kepadamu satu hasta. Bila kamu mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekat kepadamu satu depa. Bila kamu datang kepada-Ku dengan berjalan kaki, Aku datang kepadamu berlari-lari.” [6]
“Aku ingin menjadi hambaMu yang sebenar-benarnya wahai Tuhanku…”
“Tanda pengenalan hamba-hamba-Ku di hatinya terhadap-Ku ialah dengan menyangka baik terhadap qadar-Ku, tiadalah dikeluh-kesahkannya hukum-hukum-Ku, tiadalah dirasakannya lambat kurnia-Ku dan senantiasa malu berbuat maksiat.” [7]
“Wahai Allah! Sesungguhnya aku bersaksi bahawa tiada Tuhan yang layak disembah selain Allah. Dan aku berjanji akan selalu mengingatiMu lebih daripada segala yang lain.”
“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingati Aku.” [8]
SubhanAllah. Alhamdulillah. Allahuakbar. La ilaaha illAllah. La hawla wala quwwata illa billah.
Lalu ku putuskan talian itu kerana ku tahu sebentar lagi akan ku hubungiNya lagi.
Terima kasih Allah.
Yang tak pernah jemu melayan kerenah ku.
Yang lebih dekat kepadaku berbanding urat leherku.
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang terhadap hamba-hambaNya.
Terima kasih ya Allah!
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al-Baqarah: 186)
SISIPAN AYAT-AYAT AL-QUR’AN DAN HADIS QUDSI
1.  Berkata Anas r.a. bahawasanya Nabi SAW bersabda: “Allah telah berfirman: Jika Aku menimpakan suatu musibah ke atas salah seorang hamba-Ku pada badannya, atau hartanya, atau anaknya, lalu dia menerima mushibah itu dengan penuh kesabaran, nescaya di hari kiamat Aku malu akan menegakkan baginya neraca timbangan atau membuka buku catatan amalnya.” (Riwayat Qudha’I, Dailami, Hakim dan Tirmidzi)
2.  “…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)
3.  Berkata Ibnu Mas’ud ra. bahwasanya Nabi Saw. telah bersabda: ”Allah telah berfirman: Wahai dunia! Pahitkanlah kehidupan para kekasih-Ku, janganlah sekali-sekali engkau memaniskannya, kelak engkau akan memfitnahinya.” (Riwayat Qudha’i)
4.  “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat seksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (Al-Baqarah: 286)
5.  “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.”(Qaff: 16)
6.  Dari Abu Hurayrah r.a., katanya: Bersabda Rasulullah Saw.: “Berfirman Allah Yang Maha Agung: Aku berada dalam sangkaan hamba-Ku tentang Aku, dan Aku bersama-nya ketika ia menyebut Aku. Bila ia menyebut Aku dalam dirinya, Aku menyebut dia dalam Diri-Ku. Bila ia menyebut Aku dalam khalayak, Aku menyebut dia dalam khalayak yang lebih baik dari itu. Bila ia mendekat kepada-Ku satu jengkal, Aku mendekat kepadanya satu hasta. Bila ia mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekat kepadanya satu depa. Bila ia datang kepada-Ku berjalan kaki, Aku datang kepadanya berlari-lari.” (Riwayat Bukhari, Muslim, Ibn Majah, At-Tirmidzi, Ibn Hanbal)
7.  Berkata Abu Hurairah r.a. bahawasanya Nabi SAW bersabda: “Allah telah berfirman: Tanda pengenalan hamba-hamba-Ku di hatinya terhadap-Ku ialah dengan menyangka baik terhadap qadar-Ku, tiadalah dikeluh-kesahkannya hukum-hukum-Ku, tiadalah dirasakannya lambat kurnia-Ku dan senantiasa malu berbuat maksiat.”(Riwayat Dailami)
8.  “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (Thaahaa: 14)

Link asal: http://psipum.org/ku-telefon-tuhan-dalam-tahajjud/

~~~

Assalamualaikum wbt,


Dari Abu Said Al-Khudri dan dari Abu Hurairah radhiallahu anhuma dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ “Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu kelelahan, atau penyakit, atau kekhuatiran, atau kesedihan, atau gangguan, bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya (Dosa) kerananya.” (HR. Al-Bukhari no. 5642 dan Muslim no. 2573)

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (3:185)
Dah lama tak menulis kat sini. For this time i just want to share something about last round in the Hematology Unit. ( only have 15minutes to complete this post since i got tons of work still pending )
Okeh.. hari pertama kami masuk hematolgy unit, first case yg kami tengok dan diskus adalah pasal CML. From what i remember,that male patient is around 40 years old,previously work as a buruh kasar atau mcm tukang bina bangunan. Symptoms dia lost of weight,tiredness, ada fever.Fever ni xsubside with antipyretic.He also said have somewhat early satiety. Our doctor said that might be due to organomegaly that compress the stomach. Well, saya pon bertanya.."Doctor, what are the risk factor and does anybody like us have a chance to get leukaemia? "
and then the doctor answered,"well,risk factor for leukaemia as usual expose to irradiation,chemical n bla bla  bla....n she said that leukaemia can't be predicted. All person might have that. even you are in a good health today,suddenly you might got a fever that can't be subside by usual antipyretic. That is one sign for suspecting the leukaemia.....
And then, saya terkedu###### 
dalam hati, " Cukupkah amalan kita untuk ke sana~...............andai kata tibe2 hari ni kite dapat demam yang bukan demam biase~ "..

----------------------------------
Ok.... thats it.. skng just nk share some blood test and of course just for my own record specially and generally for all of my reader who are eager want to see blood report of leukemic patient.
  







 MY 2cents NOTE
Normal WBC counts: 4000 -11000
Normal Platelet coutns: 150k - 400k
Platelet < 20,000 = platelet transfusion is needed
Normal BP range 
-systolic : 100-140
-diastolic : 60-90
If pulse pressure > 40 = bounding pulse ; > 60 = water hammer pulse
Phi chromosome is characteristic for CML
CD 13 n CD 33 = CML

Al-Fatihah and the Prayer Abu Hurayrah was asked, “[When] we stand behind the Imam” He said, “Read it to yourself, for I heard the Messenger of Allah say, « قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: قَسَمْتُ الصّلَاةَ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي نِصْفَيْنِ وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ فَإِذَا قَالَ: [الْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعَـلَمِينَ ]، قَالَ اللهُ: حَمِدَنِي عَبْدِي وَإِذَا قَالَ: [الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِ ]، قَالَ اللهُ: أَثْنى عَلَيَّ عَبْدِي، فَإذَا قَالَ: [مَـلِكِ يَوْمِ الدِّينِ ]، قَالَ اللهُ: مَجَّدَنِي عَبْدِي وَقَالَ مَرَّةً: فَوَّضَ إِلَيَّ عَبْدِي فَإِذَا قَالَ: [إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ]، قَالَ: هذَا بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ، فَإِذَا قَالَ: [اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ - صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّينَ ]، قَالَ اللهُ: هذَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ» (Allah, the Exalted, said, `I have divided the prayer (Al-Fatihah) into two halves between Myself and My servant, and My servant shall have what he asks for.’ If he says, [الْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعَـلَمِينَ ] (All praise and thanks be to Allah, the Lord of existence.) Allah says, `My servant has praised Me.’ When the servant says, [الرَّحْمَـنِ الرَّحِيمِ ] (The Most Gracious, the Most Merciful.) Allah says, `My servant has glorified Me.’ When he says, [مَـلِكِ يَوْمِ الدِّينِ ] (The Owner of the Day of Recompense.) Allah says, `My servant has glorified Me,’ or `My servant has related all matters to Me.’ When he says, [إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ] (You (alone) we worship, and You (alone) we ask for help.) Allah says, `This is between Me and My servant, and My servant shall acquire what he sought.’ When he says, [اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ - صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّينَ ] (Guide us to the straight path. The way of those on whom You have granted Your grace, not (the way) of those who earned Your anger, nor of those who went astray), Allah says, `This is for My servant, and My servant shall acquire what he asked for.’).” These are the words of An-Nasa’i, while both Muslim and An-Nasa’i collected the following wording, “A half of it is for Me and a half for My servant, and My servant shall acquire what he asked for.”

-

Salam wbt,

25Jan...genap setahun da thaurah kt Egypt.

#
Nothing personal just wanna share this impressive du'a.

Ya Allah jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu, agar bertambah kekuatanku untuk menyintaiMu..

Ya Muhaimin jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut padaMu agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta nafsu…

Ya Rabbana jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling daripada hatiMu..

Ya Rabbul Izzati jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalanMu…

Ya Allah jika aku menikmati cinta kekasihMu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirMu..

Ya Allah jika aku jatuh hati pada kekasihMu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dlm perjalanan panjang menyeru manusia kpdmu…

Ya Allah jika Kau halalkan aku merindui kekasihMu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepadaMu

Amin….


http://youtu.be/WPZ6OJcFgsc




Kejahatan dibalas kebaikan Ketika seseorang melukai dan menyakti hati kita, tentunya saat itu timbul rasa marah dalam diri kita. Justru mungkin sempat terpikir untuk membalas perlakuannya. " Astaghfitullah...." Dimana ketika timbul amarah dalam diri kita,setan sedang menggoda kita agar kita meluapkan kemarahan kita dengan membalas perlakuanya. Dan tentu inilah yang menjadi ujian dapatkah kita melewatinya?.... menepis semua godaan setan?.... atau justru mengikuti godaannya dengan membalas dengan keburukan juga?Nah, disinilah keimanan kita diuji. Bagaimana kita akan menghadapinya. 

Firman Allah s.w.t di dalam Al-Quranul Karim Yang bermaksud : " Wahai orang-orang yang beriman minta tolonglah kamu dengan sabar dan sembahyang, sesungguhnya Allah bersama-sama dengan orang yang sabar " (153). 

 Mengenai hal ini Rasulullah SAW pernah bersabda, “Menakjubkan perihal orang yang beriman. Sesungguhnya setiap perkara dalam urusannya (orang mukmin) semuanya adalah baik baginya dan tidak berlaku hal yang demikian melainkan ke atas mereka yang beriman. Jika dia ditimpa kesusahan dia bersabar maka yang demikian adalah baik baginya dan jika dia didatangkan kemudahan dia bersyukur maka yang demikian adalah baik baginya.” Hadis diriwayatkan oleh Imam Muslim (7425). 

 Bukankah Rasulullah pun telah mengajarkan kepada kita untuk membalas kejahatan dengan kebaikan seperti yang yang di ceritakan dalam sebuah kisah berikut ini : Disatu sudut pasar Madinah Al- Munawarah ada seorang pengemis Yahudi buta. Hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya dia selalu berkata, "Wahai saudaraku janganlah kami dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya." Namun tanpa disedari pengemis Yahudi buta, setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan. Tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad. Begitulah yang dilakukan oleh baginda pada setiap hari sehinggalah ke saat kewafatannya. Setelah Rasulullah SAW wafat, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari Abu Bakar Radhiallahu Anhu (RA) berkunjung ke rumah anaknya Aisyah. Beliau bertanya kepada anaknya, "Anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan?..." Aisyah menjawab pertayaan ayahnya, "Wahai ayahanda, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayahanda lakukan kecuali satu sunnah saja." "Apakah itu?", tanya Abu Bakar RA. "Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke hujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana," kata Aisyah. Keesokan harinya Abu Bakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk di berikannya kepada pengemis itu. Beliau mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abu Bakar RA mulai menyuapkan nasi, si pengemis itu marah sambil berteriak, "Siapakah kamu?" Abu Bakar RA menjawab, "Aku orang yang biasa." "Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku," jawab si pengemis buta itu. "Apabila dia datang kepadaku, tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapkan aku tetapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut," pengemis itu melanjutkan perkataannya. Abu Bakar RA tidak dapat menahan air matanya. Beliau menangis sambil berkata kepada pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu, aku adalah salah seorang dari pada sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada lagi. Beliau adalah Muhammad Rasulullah SAW." Setelah pengemis itu mendengar cerita Abu Bakar RA, dia pun menangis dan kemudian berkata, "Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya dan memfitnahnya. Dia tidak pernah memarahiku walau sedikit pun, malah dia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi. Dia begitu mulia.." Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadah dihadapan Abu Bakar RA. Subhanallah,,bukankah kisah ini telah mengajarkan kita agar kita tetap dapat berbuat kebaikan meskipun kepada seseorang yang telah berbuat jahat kepada kita " Tetaplah rendah hati." Dalam menghadapi kejahatan yang dilakukan seseorang kepada kita Alquran memberikan petunjuk Tolaklah kejahatan itu dengan kebaikan maksudnya adalah jika ada orang yg berbuat jahat kepada kita balaslah kejahatannya itu dgn kebaikan. Jika ada orang yg jahat kepadamu dgn perbuatannya dgn perkataannya atau dgn sesuatu yg lain maka balaslah hal itu dgn kebaikan. Jika ia memutus hubungan denganmu cobalah jalin hubungan baik dengannya. Jika ia menzalimi maafkanlah ia. Jika berbicara tentang kamu janganlah engkau hiraukan. Tetapi maafkanlah ia dan sambutlah ia dengan perkataan yang baik. Apabila ia menjauhimu dan tidak menghiraukanmu tetaplah berkata yg lembut dan mengucapkan salam kepadanya. Jika engkau mampu membalas kejahatan dgn kebaikan niscaya engkau akan mendapatkan faedah yg sangat besah. InsyaAllah dengan kesabaran, kita dengan perlakuan kita yang mebalas kejahatan dengan kebaikan , maka kebaikan itu akan membuat dya menjadi lebih baik kepada kita, bahkan sangat mungkin untuk berubah menjadi lembut kepada kita... Memang sulit untuk melakukan ini semua, suatu hal yang bertentangan dengan watak dasar kita sebagai manusia, tetapi barang siapa yang mampu mengamalkannya akan mendapat ke beruntungan yang besar dan itu hanya diberikan oleh Allah kepada hambaNya yang sabar.

 Ya Allah, karuniakanlah kepada kami kesabaran dan lindungilah kami dari orang – orang yang zalim, Amin.... Yuk, saat ini kita sama-sam belajar untuk membalas kejahatan dengan kebaikan.....!!!


Assalamualaikum wbt,

First of all i would to wish/pray to all my readers out there for your health, for you Iman and Islam. May Allah protect all of it.

Urm, i dont write to much in my blog nowadays because i got nothing important or beneficial to be shared plus your life would be special when you keep it in the right way,secure it and not exposed everything to everyone.

Today not so much i want to write it here. ( of course i like to use broken english, it makes me feel heightened..hehe ) ...Sometimes you got a lot of ideas that you want to do something, want to change something. Trust me, change and improve nonliving thing is simple and easy than change living breathing thing... you imagine a lot, you try to think in positive way but at the end not 100% your dreams come true. Of COurse!....but it is bad when it is not even 50% close to your dream. Hurm, of course u will feel down when you are pursuing the quantity and real-time result....( if you are pursuing quality, insyaAllah you will not feel down ).......what do we call "pahala is eternity" =p

Enaf for babbling time..got to go...salam wbt. Peace!.

p.s: 3rd class facilities, 3rd class minded, 3rd class attitude with 1-2nd class imagination... = )



Category List

Labels

Powered by Blogger.

Labels

Popular posts

Popular posts

DipEnyet Kali ke:

Web Counter

Flag Counter

free counters

Followers

Powered By Blogger

Social Stuff

Best view with

logo background

Blog Archive

Search this blog

Utusan Online - Muka Hadapan

Malaysiakini

Medscape Medical Students Headlines

Daily Quote